Ulak Pandan (muaraenimonline.com) – Wisata Pelancu Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan semakin ramai diserbu masyarakat terpantau hari ini ramainya pengunjung yang berdatangan silih berganti, dari pagi sampai sore hari terus berdatangan.
Terlihat ada kelompok dari Pihak perusahaan yang melakukan Outbond, Kelompok sekolah-sekolah SD, SMP, SMA/SMK dan pengunjung umum lainnya (7/10/2017).
Nopriadi Selaku Ketua Karang Taruna Kedaton didampingi Evan Yusup selaku Ketua BUMDes membenarkan dan memberikan keterangan bahwa walau baru berusia 48 hari dan masih proses pengerjaannya baru mencapai 30% serta Pelancu ini belum kami Lounching tetapi kami sudah tidak bisa membendung ramainya pengunjung yang berdatangan, dihari biasa yaitu senin sampai jum’at rata-rata pengunjung sekitar 250 orang. Apabila sabtu dan Minggu sudah mencapai 3.000 orang untuk berkunjung kesini.
Lanjutnya “Iya hari ini ada sekitar 55 org panitia dan peserta outbond dari salah satu perusahaan Pertambangan yaitu PT. PAMA yang dimulai pada pagi hari, disiang harinya ada juga siswa-siswi dari SMA 1 Merapi Barat, Dilanjut dari SMKN 2 Lahat dan SDN 3 Merapi Barat yang melakukan kegiatan Pramuka disini, belum lagi kelompok-kelompok atau pengunjung perorangan lainnya, ungkap Evan
Sementara itu ditempat terpisah Susiawan Rama Selaku Kepala Desa melalui Kasi Pemerintahan Dedi Iswarlan memberikan komentar “ya kami membuka ruang bagi kelompok, komunitas, pemerintah ataupun pihak swasta serta perorangan yang nantinya yang mau bekerjasama ataupun melakukan kegiatan disini dan itu sepenuhnya akan dikelola oleh BUMDes dan pekerjanyanya adalah Karang Taruna Desa. Ujar Susiawan
Lanjutnya “Karena kami berharap dengan adanya Pelancu ini selain mendatangkan rezeki bagi warga juga bisa menjadi wadah pemberdayaan karang taruna sehingga nantinya bisa menyediakan lapangan pekerjaan bagi karang taruna desa.
Pelancu itu kerja keras dan kreativitas karang taruna desa, jadi kami pemerintah desa sudah sepantasnya untuk mendukung sepenuhnya” ungkap Susiawan Rama menutup pembicaraan.
-WakDung-






