MUARAENIM, MUARAENIMONLINE.COM – Hasman Hadi S.Ip membantah adanya kongkalingkong ataupun adanya permainan Dana Anggaran Pilkades di wilayah Kecamatan Ujanmas. Hal tersebut di sampaikan oleh Hasman hadi selaku Camat Ujanmas kepada awak media, senin (16/10) .
Apa yang di beritakan oleh beberapa media online sebelumnya itu tidak benar dan saya membantah .
”Apa yang di beritakan tidak benar kerena jelas-jelas anggaran pilkades dianggarkan oleh Dinas PMD dan dicairkan langsung ke rekening panitia pilkades. Kecamatan tidak terlibat sama sekali dengan penggunaan dana tersebut.
Hasman menambahkan, kegiatan Pilkades di desa Ujanmas Ulu hanya Dianggarkan 4 TPS saja oleh Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Muara Enim, namun karena mata pilihnya lebih dari 2000 orang, maka sesuai arahan dari PMD agar supaya ditambah Satu TPS lagi dan menjadi Lima TPS. Jadi panitia harus menutup dulu pendanaan Satu tps yang nanti akan dianggarkan oleh PMD di Angaran Belanja Tahunan (ABT).
Terkait pernyataan Ketua panitia Pelaksana saudara Aslan yang mengatakan panitia pelaksana yang belum menerima Honor mereka itu juga saya kurang tau kemungkinan juga biaya honor terpakai karena adanya penambahan TPS”. Ungkapnya
Sebelumnya Proses Pilkades di Desa Ujanmas Ulu pada pelaksanaan pilkades serentak sekabupaten Muara Enim pada Sabtu (14/10) di muat di berbagai media online yang menyatakan hasil pantauan para awak media di lapangan, pada salah satu wilayah yang berada di Desa Ujan Mas Ulu Kecamatan Ujanmas Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumsel diduga terdapat kejanggalan.
Pasalnya dari jumlah Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam pelaksanaan Pilkades di Desa Ujan Mas Ulu diduga yang dianggarkan sebesar Rp 102.710.000 ini untuk 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS) tapi malah di lapangan menjadi 5 TPS.
Hal tersebut dibenarkan oleh Aslanudin selaku Ketua Tim Pilkades Ujan Mas Ulu saat ditanya oleh awak media.
“Iya emang benar sejumlah itu anggarannya untuk 4 TPS tapi teknis di lapangan di buat menjadi 5 TPS sisanya ditambahkan pada ABT 2023 dan kami pun belum menerima gaji atau honor panitia dari pilkades ini,” ungkap
(Ril/Andi C.)







