Kabid Humas Polda Sumsel Paparkan Kronologi Tabrakan Bus ALS vs Truk Tangki Yang Terbakar

MUARAENIMONLINE.COM – Polda Sumatera Selatan menggelar konferensi pers resmi terkait penanganan kecelakaan lalu lintas menonjol yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Rabu (6/5/2026).

Konferensi pers tersebut memaparkan langkah-langkah penanganan darurat, proses identifikasi korban, serta penyelidikan penyebab kecelakaan yang kini ditangani gabungan Satlantas Polres Musi Rawas Utara bersama Ditlantas Polda Sumsel.

Peristiwa tragis itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera wilayah Karang Jaya. Kecelakaan melibatkan satu unit Bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi dengan satu unit mobil tangki milik PT Seleraya yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras mengakibatkan kedua kendaraan terbakar hebat di lokasi kejadian.

Baca Juga  Cegah Penularan Covid - 19, Satgas Yonif 144/JY Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Bagikan Masker

Berdasarkan laporan kepolisian dari Satlantas Polres Muratara, insiden tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Selain korban meninggal, tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dan satu orang mengalami luka ringan. Kerugian materiel diperkirakan mencapai Rp500 juta.

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga bermula saat pengemudi Bus ALS berupaya menghindari lubang di badan jalan dan mengambil jalur kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil tangki PT Seleraya yang dikemudikan oleh seorang sopir berinisial Y, sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan dan memicu kobaran api besar.

Tim gabungan kepolisian langsung bergerak melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian. Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kerangka kendaraan yang terbakar, dua unit sepeda motor yang turut terdampak, serta barang-barang milik penumpang.

Baca Juga  Dua Tahun Dendam Adik Bunuh Kakak Hingga Tewas

Untuk mendukung proses identifikasi korban yang mayoritas mengalami luka bakar serius, Biddokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara Palembang membuka Posko DVI (Disaster Victim Identification) di RSUD Lubuk Linggau. Sebanyak 16 jenazah saat ini berada di RSUD Lubuklinggau untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa proses penanganan korban dan penyelidikan kecelakaan dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan transparan. Fokus utama kami saat ini adalah identifikasi korban melalui Posko DVI serta penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Baca Juga  Baznas Kabupaten Muara Enim Bersama PTBA Salurkan Bantuan Kepada Guru Ngaji Dan Mualaf

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang melakukan perjalanan menggunakan Bus ALS pada rute tersebut agar segera menghubungi Posko DVI di RSUD Lubuklinggau melalui Call Center +62 821-7803-8910 guna mempercepat proses identifikasi.

Selain itu, kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta mematuhi aturan dan rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Polda Sumsel memastikan penyelidikan terhadap kecelakaan maut ini akan terus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh fungsi terkait, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, hingga analisis teknis kendaraan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.(jj.red)

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan