Nakhoda Baru SMSI Muara Enim Resmi Dilantik: Tahta Amrilah Siap bawa Ekosistem Media Lebih Profesional dan Tangkal Hoaks

MUARAENIMONLINE.COM – Babak baru perjalanan industri media siber di Kabupaten Muara Enim resmi dimulai. Tahta Amrilah, S.H. resmi dilantik sebagai Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Muara Enim masa bakti 2026–2029, didampingi Denni Kristian selaku Sekretaris dan Andreas Eko Prakoso sebagai Bendahara.

Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut digelar serentak bersama jajaran pengurus SMSI dari tujuh kabupaten/kota lainnya di Hotel OPA Palembang, Senin malam (21/9/2026).

Pelantikan serentak ini mengukuhkan kepengurusan SMSI di delapan daerah strategis Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Empat Lawang, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, serta Kota Lubuklinggau.

Momen berharga ini disaksikan langsung oleh jajaran pemerintah daerah, Dewan Penasihat dan pengurus SMSI Sumsel, para pimpinan media siber, serta tokoh-tokoh organisasi pers di Sumatera Selatan.
Benteng Informasi di Era Digital
Di tengah gempuran arus informasi digital yang menembus hingga pelosok desa dan kawasan pegunungan, keberadaan media yang sehat dan profesional menjadi kebutuhan mutlak.

Baca Juga  Banjir Rendam Rumah Warga Pasar II Muara Enim, Polisi Bantu dan Hadir Berikan Rasa Aman

Wakil Bupati OKU Selatan, Drs. H. Misnadi, M.M., M.Si, mengingatkan bahwa jabatan yang diemban para pengurus baru bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan amanah besar untuk mengedukasi masyarakat.

“Jadikan SMSI sebagai mitra yang baik bagi pemerintah kabupaten dan kota. Bangun komunikasi dan koordinasi yang baik untuk bersama-sama memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Misnadi.

Dukungan serupa datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumsel, Rika Efianti, S.E., M.M, yang hadir mewakili Gubernur Sumsel, menegaskan pentingnya kolaborasi antara SMSI dan pemerintah dalam menyaring berita bohong (hoaks).

“Kami percaya dan yakin SMSI ke depan dapat terus bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyebarkan informasi yang benar serta menangkal misinformasi,” ujar Rika optimis.

Baca Juga  Pilkades : Coblos Pakai Rokok Tidak Sah

Ketua SMSI Sumatera Selatan, Jon Heri, memberikan arahan tegas kepada seluruh pengurus yang baru dilantik, termasuk jajaran kepengurusan SMSI Muara Enim di bawah kepemimpinan Tahta Amrilah. Ia meminta para insan pers untuk teguh memegang Kode Etik Jurnalistik dan senantiasa melakukan verifikasi sebelum menerbitkan berita.

“Berita harus benar. Kalau ada dugaan terhadap seseorang atau suatu persoalan, harus ada konfirmasi. Jangan sampai berita yang dibuat berdasarkan asumsi dan tidak berimbang,” tegas Jon Heri.

Lebih lanjut, Jon Heri menekankan tiga fokus utama SMSI ke depan:

Peningkatan Kompetensi: Mendorong pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) agar wartawan media siber semakin profesional.

Pengawalan Pembangunan Desa: Mengajak media untuk tidak hanya mengkritik persoalan, tetapi juga aktif mengangkat potensi lokal, keberhasilan pembangunan, dan cerita inspiratif warga desa.

Baca Juga  Srikandi Bukit Asam Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Pondok Pesantren dan Panti Asuhan

Soliditas & Kemitraan: Menjaga kekompakan internal serta membina komunikasi harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Dengan dilantiknya Tahta Amrilah, S.H. (Ketua), Denni Kristian (Sekretaris), dan Andreas Eko Prakoso (Bendahara), SMSI Kabupaten Muara Enim siap tancap gas menjalankan roda organisasi.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat jejaring perusahaan media online di Bumi Serasan Sekundang, menghadirkan informasi yang edukatif dan tepercaya, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah.

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan