MUARAENIMONLINE.COM – Perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kembali terjadi. Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Jumat, 20 Maret, sementara Pemerintah bersama Nahdlatul Ulama menetapkan pada Sabtu, 21 Maret. Perbedaan ini bukanlah hal baru dalam kehidupan umat Islam di Indonesia.
Ketua PCNU Muara Enim, KH. Ahmad Mujtaba Gerentam Bumi, yang akrab disapa Gus Amu, menyampaikan bahwa perbedaan dalam penentuan hari besar keagamaan merupakan bagian dari dinamika fiqih yang telah berlangsung sejak lama.
“Perbedaan adalah rahmat. Ini bukan sesuatu yang harus dipertentangkan, tetapi justru menjadi kekayaan khazanah keilmuan Islam yang harus kita sikapi dengan bijak dan dewasa,” ujarnya.
Gus Amu menegaskan bahwa perbedaan metode penetapan, baik melalui hisab maupun rukyat, memiliki dasar keilmuan yang kuat dan tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan. Yang lebih penting adalah menjaga ukhuwah Islamiyah dan persatuan umat.
“Jangan sampai perbedaan ini menimbulkan perpecahan. Kita semua bersaudara, satu iman, satu tujuan. Mari saling menghormati dan menghargai pilihan masing-masing,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana memperkuat kebersamaan, saling memaafkan, serta mempererat persaudaraan.
Dalam konteks pembangunan daerah, Gus Amu juga mengingatkan bahwa persatuan umat memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan Kabupaten Muara Enim.
“Kita ingin Muara Enim terus bangkit, sesuai dengan visi ‘Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera’. Persatuan dan kebersamaan adalah modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bumi Serasan Sekundang,” tegasnya.
Ia juga menutup pernyataannya dengan pesan moral yang kuat kepada masyarakat:
“Jangan pernah takut dengan perbedaan. Justru dari perbedaan itulah kita akan menemukan kesempurnaan. Selama kita tetap menjaga persaudaraan, insyaAllah umat akan tetap kuat dan harmonis.”
Momentum Idul Fitri tahun ini diharapkan menjadi cerminan kedewasaan umat Islam dalam menyikapi perbedaan, sekaligus memperkuat semangat persatuan demi kemajuan bersama.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon maaf lahir Batin Minal Aidil wal faidzin. Untuk semua Umat Muslim Khususnya diKabupaten Muara Enim baik yang merayakan Hari Jum’at 20 Maret 2026 maupun yang merayakan Hari Sabtu 21 Maret 2026.







