Sempat Terkendala, Jembatan Gantung Desa Siku Akhirnya Diresmikan Setelah 14 Tahun Penantian

MUARAENIMONLINE.COM – Setelah sempat mengalami berbagai kendala dalam proses pembangunannya, Jembatan Gantung di Desa Siku, Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim, akhirnya resmi diresmikan pada Rabu (6/5/2026). Peresmian tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat setelah menanti selama 14 tahun.

Jembatan gantung sepanjang 220 meter yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp3 miliar itu diresmikan langsung oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd. Prosesi peresmian ditandai dengan pemecahan kendi sebagai simbol mulai difungsikannya jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Muara Enim menyampaikan bahwa keberadaan jembatan gantung ini diharapkan mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat Desa Siku dan sekitarnya. Menurutnya, akses transportasi yang lebih mudah akan memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka mobilitas masyarakat, serta menciptakan peluang usaha baru bagi warga.

Baca Juga  DANSAT BRIMOB POLDA SUMSEL BERSAMA ANGGOTA TERIMA SUNTIKAN VAKSIN COVID-19

“Dengan adanya jembatan ini, hasil pertanian masyarakat dapat lebih mudah diangkut dan dipasarkan. Mobilitas warga juga menjadi lebih lancar sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain mendukung sektor ekonomi, Bupati juga menilai jembatan tersebut dapat membuka akses menuju destinasi wisata Danau Mangkas Siku yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata unggulan di wilayah tersebut.

“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata, khususnya Danau Mangkas Siku, sehingga mampu menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambahnya.

Dalam rangkaian kegiatan peresmian, turut dilakukan penebaran benih ikan di Danau Mangkas sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem sekaligus menambah sumber penghasilan masyarakat sekitar.

Baca Juga  VASDOOR "VAKSINASI DOOR TO DOOR ) POLRES MUARA ENIM di Lawang Kidul.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat jembatan gantung tersebut. Ia menegaskan bahwa fasilitas itu merupakan aset bersama yang harus dipelihara demi kepentingan masyarakat dan generasi mendatang.

“Saya berharap masyarakat dapat menjaga jembatan ini dengan baik. Jangan sampai ada bagian yang rusak atau hilang akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Siku, Abdul Karim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan gantung tersebut.

Menurutnya, selama bertahun-tahun masyarakat mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil pertanian maupun menuju pusat aktivitas ekonomi akibat terbatasnya akses transportasi.

Baca Juga  Maksimal 4 Ton Dilewati Truk Sawit Muatan 7 Ton, Mobil Truk Sawit Ambruk di Proyek Pembangunan Box Culvert di Muara Enim

“Alhamdulillah, penantian panjang masyarakat akhirnya terwujud. Jembatan ini sangat membantu aktivitas warga sehari-hari,” ungkap Abdul Karim.

Laporan : Hendra

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan