Sinergi Cegah Karhutla, Polres Lahat Minta Kades Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini

MUARAENIMONLINE.COM – Polres Lahat, Polda Sumatera Selatan, memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan melibatkan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam pengawasan wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi Karhutla yang diikuti para kepala desa di Kabupaten Lahat, Kamis (21/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif Polres Lahat dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K. saat membuka kegiatan menekankan pentingnya peran kepala desa dalam memperkuat pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Pencegahan Karhutla harus dimulai dari tingkat desa. Kepala desa memiliki posisi yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Edukasi dan pengawasan harus dilakukan secara terus-menerus agar masyarakat memahami bahaya serta konsekuensi dari pembakaran lahan,” ujar AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K.

Baca Juga  Anggota DPRD Muara Enim Septi Agsiadi Hadiri Malam Puncak HUT RI ke 77 di Ujanmas Lama

Selain memperkuat edukasi, para kepala desa diminta melakukan pemetaan terhadap wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla serta segera melaporkan dan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa maupun instansi terkait apabila ditemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

Kapolres menegaskan, penanganan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan kekuatan aparat keamanan. Diperlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni dan seluruh elemen masyarakat.

“Yang kita bangun adalah sistem pencegahan bersama. Semakin cepat potensi kebakaran diketahui, semakin cepat pula dilakukan penanganan sehingga api tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas,” tegasnya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Pidsus Polres Lahat, BPBD Kabupaten Lahat dan Manggala Agni. Kegiatan turut dihadiri Kepala BPBD Lahat Ali Afandi, S.Ag., M.Si., Kabag Ops, Kasat Binmas, Kasat Samapta, perwakilan Manggala Agni Sugiono, S.H., para camat serta perwakilan kepala desa se-Kabupaten Lahat.

Baca Juga  Tim Voli Bukit Asam Jadi Kampiun Bupati Lahat Cup 2024

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur hingga tingkat desa. Penguatan pengawasan di tingkat desa dinilai penting karena potensi kebakaran dapat diketahui lebih cepat apabila masyarakat dan aparatur desa memiliki kepedulian serta mekanisme pelaporan yang berjalan dengan baik.

“Polda Sumsel terus mendorong penguatan pencegahan Karhutla melalui sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder. Kepala desa dan masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam mendeteksi lebih awal setiap potensi kebakaran. Jangan menunggu api membesar, setiap indikasi maupun aktivitas yang berpotensi memicu Karhutla harus segera dilaporkan dan ditindaklanjuti,” tegas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. Nama, pangkat, gelar, dan jabatan Kabid Humas sesuai daftar pejabat Polda Sumsel yang menjadi acuan rilis.

Menurutnya, langkah pencegahan harus dikedepankan karena dampak Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, kesehatan, transportasi, hingga kualitas udara apabila kebakaran berkembang dalam skala luas.

Baca Juga  Jum'at Berkah, Polsek Rambang Menyapa dan Berbagi Kepada Pengguna Jalan

“Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan, pengawasan diperkuat dan koordinasi antarinstansi harus berjalan cepat. Ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumsel bersama jajaran untuk memastikan penanganan Karhutla dilakukan sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Lahat mendorong terbentuknya pola pencegahan Karhutla yang lebih kuat hingga tingkat paling bawah. Pengawasan berbasis desa diharapkan mampu mempercepat deteksi dini terhadap potensi kebakaran sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Polres Lahat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait dan masyarakat dalam mencegah Karhutla. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga wilayah Kabupaten Lahat tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat.(jj.red)

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan