Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam di Sungai Desa Kepur Muara Enim

MUARAENIMONLINE. COM – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di perairan Sungai Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim. Korban atas nama *Fatan Mubarok Bin Amrullah (15)* warga Perumahan Bukit Enim Lestari, Kelurahan Pasar 1 ditemukan pada *Rabu, 9 September 2026 pukul 17.45 WIB*.

Berdasarkan laporan dari *Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS-PB) BPBD Kabupaten Muara Enim*, kejadian bermula pada *Selasa, 8 September 2026 pukul 17.30 WIB*. Laporan masuk ke BPBD pada pukul 17.50 WIB dari warga Desa Kepur bahwa ada seorang remaja yang tenggelam di sungai. Jarak lokasi kejadian sekitar ±600 meter dari Posko Induk BPBD Kabupaten Muara Enim.

Menindaklanjuti laporan tersebut, *Tim TRC BPBD Kabupaten Muara Enim* segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim kemudian berkoordinasi dengan *Pos Basarnas Kabupaten Muara Enim, Tim Damkar, dan Tim Rescue PTBA Tanjung Enim* untuk melakukan operasi pencarian.

Baca Juga  Rayakan HUT Sumsel ke-80, Kapolda Sumsel Inisiasi Khotaman Al-Qur’an Untuk Stabilitas Daerah

*Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim* melalui laporan resmi menyampaikan bahwa operasi pencarian melibatkan unsur gabungan.

*”Personel yang terlibat terdiri dari Tim TRC BPBD, Tim Rescue Damkar, Tim Rescue PTBA, Pos Basarnas, TNI-Polri, Pemerintah Desa, dan masyarakat setempat,”* demikian isi laporan BPBD.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan pendukung. Dari BPBD dikerahkan 1 unit perahu viber, 1 mesin perahu, 4 life jacket, 5 helm, dan 1 kantong jenazah. Sementara Tim Damkar, Tim Rescue PTBA, dan Tim Basarnas masing-masing mengerahkan 1 unit perahu karet beserta peralatannya.

Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih 24 jam, korban akhirnya ditemukan pada Rabu, 9 September 2026 pukul 17.45 WIB. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan.

Baca Juga  Peringati HUT AWPI Ke 9 Tahun, DPC AWPI Muara Enim Bagikan 1000 Takjil dan Gelar Bukber

Pihak BPBD mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang.

Laporan ; Hendra

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan