BNN Pusat Kerja Sama Dengan P4S Saboh Hate dan Apetindo Aceh Utara Menggelar Bimtek Bagi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba

ACEH, MUARAENIMONLONRLINE COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat melalui Direktorat Pemberdayaan Alternatif menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Life Skill Bagi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba di Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dimulai sejak tanggal 8 s/d 10 Agustus 2023. Bimtek tersebut diikuti oleh 50 peserta yang turut dihadiri oleh Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN diwakili oleh AKBP Titik Trimulyani, S.E bersama anggotanya yang terdiri dari Nelyati Yulfa, S.Kom, Nana Febriansyah, Heri Tahromi, A.Md dan Stevanie Charisa.

Selain itu dari daerah juga turut hadir perwakilan dari BNNK Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe, Dandim 0103/Aceh Utara, Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Aceh Utara, Dinas Penanaman Modal Transmigrasi dan Tenaga Kerja Aceh Utara, Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Aceh Utara, Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Aceh Utara, Camat Sawang, Kapolsek Sawang, Koramil Sawang

Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN diwakili oleh Ketua Tim 4 AKBP Titik Trimulyani, SE menyampaikan bimbingan teknis life skill ini sebagai bentuk pemberdayaan potensi sosial ekonomi masyarakat di kawasan rawan narkoba pedesaan. Bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Gampong Jurong Kecamatan Sawang Aceh Utara yang bersih dari narkoba, sejahtera, mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga  Tingkatkan Kompetensi Dosen dan Tendik, ITB-Bina Sriwijaya Palembang Menggelar Uji Kompetensi SDM

Program pemberdayaan alternatif merupakan alternatif solusi untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat yang terdampak kultivasi tanaman terlarang melalui upaya pengembangan potensi wilayah dan pemulihan kawasan rawan narkoba dengan intervensi kegiatan kewirausahaan. Mulai dari pemahaman akan bahaya narkoba, pelatihan kewirausahaan, implementasi wirausaha oleh masyarakat, sinergi dan kerjasama serta dukungan stakeholder pada produksi dan pemasaran.

“Kegiatan bimbingan teknis life skill kali ini fokus pada peningkatan keterampilan yang mendukung komoditas pengolahan pakan ternak dan pupuk organik. Dengan adanya Bimtek ini diharapkan mampu menjadi benteng yang kokoh dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di tingkat keluarga serta mendukung perekonomian keluarga.

Camat Sawang Mazinuddin S.Sos menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim BNN Pusat yang sudah datang dan hadir dalam untuk mengadakan pelatihan life skill kepada warga di Gampong Jurong, Kecamatan Sawang. Camat Sawang juga mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan baik. “Semoga kegiatan yang telah difasilitasi oleh BNN Pusat dapat bermanfaat untuk Masyarakat luas khususnya di Gampong Jurong Sawang,”ucapnya.
Pada Bimtek tersebut menghadirkan dua orang praktisi peternakan yang handal dan ternama di Aceh sebagai pemeteri yaitu drh. Muzakkir (Ketua Apetindo Aceh Utara) dan Rahmat Kartolo, S.Pt., M.Pt (Anggota Asosiasi Ahli Nutrisi dan Pakan Indonesia cabang Aceh).

Baca Juga  Permenhub Nomor 45 Tahun 2020 Tentang Motor Listrik

Dalam paparan materinya, drh. Muzakkir mengulas tentang tehnik memilih bibit ternak yang baik dan manajemen kesehatan ternak, sedangkan Rahmat Kartolo menjelaskan tentang tehnik pembuatan pakan konsentrat, pengolahan jerami padi menjadi pakan ternak (amoniasi jerami), pembuatan pakan silase rumput, pembuatan mineral block serta cara pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik.

Dalam pembuatan pakan konsentrat, pembuatan silase rumput, pembuatan amoniasi jerami padi, pembuatan mineral block, pembuatan pupuk organik bahan bahan yang digunakan adalah hasil samping pertanian dan hasil samping industri pertanian yang sangat mudah didapatkan disekitar kita dengan harga yang sangat murah karna tidak bersaing dengan makanan manusia, “papar Rahmat Kartolo yang saat ini juga menjabat sebagai Pembina Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Saboh Hate Aceh Utara.

Baca Juga  Banner Ops Patuh Musi 2023 Telah Dipasang Ops Patuh Musi 10-23 Juli 2023 Segera Diberlakukan

P4S Saboh Hate merupakan salah satu pusat pelatihan pertanian yang dibina langsung oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara serta Balai Pelatihan Pertanian Jambi (Salah Satu Lembaga Pelatihan di Bawah Kementerian Pertanian).

Beberapa bahan baku yang digunakan dalam praktek pengolahan pakan ternak ini diantaranya : rumput gajah, jerami padi, dedak padi, sagu, bungkil kelapa, kulit kopi, jagung, molases serta garam, yang kesemua bahan bahan tersebut sangat mudah didapatkan disekitar kita dengan harga yang masih sangat murah dan terjangkau, “jelas alumni Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Jebolan Magister Ilmu Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara ini, juga mengajak seluruh peserta bimtek untuk betul betul dan serius untuk mengembangkan usaha peternakan. Sehingga ketahanan pangan serta swasembada daging dapat segera terwujud sebagaimana harapan pemerintah.

Rahmat Katolo juga menambahkan bahwa alam dan iklim aceh masih sangat berpotensi untuk pengembangan usaha peternakan, karena lahannya masih tersedia sangat luas.

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan

Tinggalkan Balasan