Cegah Konflik Agraria, Plt. Bupati Muara Enim Ingatkan PPAT Tertib Administrasi

MUARAENIMONLINE.COM -Ketidaktertiban administrasi pertanahan seringkali menjadi pemicu utama mencuatnya sengketa lahan di tengah masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., memberikan penegasan khusus saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan 3 Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) baru di Kantor BPN Kabupaten Muara Enim, pada Rabu (8/7).

​Dalam arahannya, Plt. Bupati mengingatkan bahwa sengketa kepemilikan lahan di daerah umumnya dipicu oleh kelemahan legalitas formal dan ketidaktelitian proses awal peralihan hak. Oleh karena itu, PPAT harus menjadi benteng pertahanan pertama dalam mendeteksi dan meminimalisir potensi tumpang tindih tanah warga

​Tiga poin penting yang ditekankan untuk para PPAT: Prinsip Kehati-hatian dan Transparansi: Selalu teliti dalam menyusun akta demi memberikan kepastian hukum yang mutlak bagi hak keperdataan masyarakat.

Baca Juga  Jerat Hukum Bagi Supir Ugal-ugalan Berujung Maut

Kawal Proyek Strategis Nasional (PSN): Memastikan proses pembebasan lahan untuk proyek vital seperti jalan tol dan jembatan layang (flyover) di Muara Enim berjalan bersih, cepat, dan bebas konflik.

Tutup Ruang Mafia Tanah: Bersinergi dengan BPN untuk memperketat validasi warkah tanah dan mensosialisasikan program digitalisasi sertifikat.

​Selamat bertugas kepada para PPAT yang baru dilantik: Naufal Abdurrahman, S.H., M.Kn., Kurnia Rizky Azzahra, S.H., M.Kn., dan Muhammad Ilmi Abi Halim, S.H., M.Kn.

“Mari bersama-sama wujudkan administrasi pertanahan yang bersih dan aman di Bumi Serasan Sekundang,” tegas Plt Bupati Muara Enim (08/07/2026).(jj.red).

 

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan