ACEH, MUARAENIMONLINE.COM – Gelar Karya P5 Tema Suara Demokrasi yang digelar SMPN 2 sawang, Aceh Utara diikuti kepala sekolah, guru, pengawas serta siswa. Ajang ini merupakan salah satu langkah dalam mengenalkan dan memberikan pengalaman berdemokrasi bagi peserta didik.
“Harapan kami dari kegiatan bertajuk Suaraku, Ekspresiku ini para siswa bisa melakukannya dengan benar saat nanti telah memenuhi syarat menjadi pemilih dalam pemilu,†kata pak Sanusi s,pd, kepala SMPN 2 sawang Aceh Utara. Dan hari Jumat kami adakan kegiatan yasinan dan ceramah dan lomba-lomba keagamaan Islam
Anik Setianingsih, koordinator P5 SMPN 2 sawang menjelaskan, tahapan kegiatan sudah dilakukan sebelumnya. Mulai dari pengenalan kepada siswa mengenai demokrasi, hingga pengenalan konsep tentang pemimpin dan kepemimpinan. Tak ketinggalan peran media dalam proses demokrasi, peran sosial media dalam kampanye calon kandidat, pengenalan tentang visi dan misi, serta membuat visi dan misi.
Juga siswa sudah mulai mempraktikkan untuk pembentukan panitia pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS. Sekaligus pembuatan media kampanye yang dilakukan oleh para kandidat dan siswa siswi kelas VIII.
Gelar karya di-setting sedemikian rupa seperti pemilu pada umumnya. Sudah disediakan bilik suara, kotak suara, surat suara, saksi masing-masing kandidat, meja tinta. Juga ada poster poster hasil karya siswa sebagai media kampanye. â€Setelah rangkaian puncak kegiatan baru nanti kegiatan dilanjutkan dengan perhitungan suara dan akhirnya nanti dilakukan pelantikan ketua dan wakil ketua OSIS yang terpilih Alya Putri ,†jelasnya.
Tema ini merupakan tema pertama yang diambil untuk kelas VIII dari tiga tema yang akan dilaksanakan. Setelah tema ini akan lanjut ke tema kedua, yakni kearifan lokal dengan topik lestari budayaku.
Kemudian kelas VII tema gaya hidup berkelanjutan dengan topik sampahku tanggungjawabku. Turut dijelaskan, sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka selama dua tahun. Sehingga ada kelas VII dan VIII dengan total 12 kelas yang menggunakan kurikulum merdeka.
â€Setiap modul proyeknya selesai maka pergantian tema dilakukan. Intinya untuk jenjang SMP minimal melaksanakan 3 tema pertahun,†rincinya.
Dengan adanya pengaplikasian dari demokrasi itu sendiri yang paling utama adalah tujuannya. Yakni menumbuhkan dan menguatkan karakter profil pelajar Pancasila. Yakni beriman, bertakwa kepada Allah Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis dan kreatif.
Ia menyatakan juga dampak yang diberikan oleh P5 ini sudah terlihat. Mulai dari keberhasilan siswa dalam melakukan pemilihan OSIS yang berjalan tertib dan baik. â€Alhamdulillah efeknya sangat positif bagi siswa siswi. Dalam proses pembuatan media kampanye banyak siswa siswi yang terlihat kemampuan kreatifitasnya dalam membuat poster, keahlian mereka dalam menggambar poster,†tandasnya.(Hasanuddin)













