Pemkab Muara Enim Siapkan Langkah Ekstra Dalam Upaya Menekan Penularan Covid 19

Muara Enim, (muaraenimonline.com) – Menyikapi kondisi makin bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Muara Enim serta ditetapkannya satu-satunya kabupaten kota yang masuk zona bahaya oleh Satgas Covid 19 pusat beberapa hari lalu, Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H menggelar rapat gabungan guna membahas kondisi tersebut. Dirinya bersama Plt. Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki, Kapolres Muara Enim AKBP. Donni Eka Syaputra, perwakilan dari Dandim 0404 Muara Enim, perwakilan Kajari dan juga tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Muara Enim melakukan evaluasi kerja dan perumusan langkah-langkah dalam menanggulangi keadaan ini.

Dalam arahannya, Plt. Bupati menegaskan bahwa dirinya beserta jajaran, termasuk tim gugus tugas tidak akan tinggal diam melihat tren penambahan kasus belakangan ini.

Baca Juga  Logistik Pemilu 2024 Dimonitoring Polres Muara Enim

“Tentunya akan diambil langkah yang lebih tegas dan responsif agar mampu menekan kasus penularan Covid-19. Banyak faktor yang menyebabkan keadaan fluktuatif, salah satunya yaitu tingkat kepatuhan dan disiplin masyarakat terhadap protokol kesehatan,” ungkap H. Jarsah.

Selanjutnya H. Juarsah menginstruksikan kepada tim gugus tugas agar lebih mendengungkan pentingnya kepatuhan menjalankan protokol kesehatan pada tiap-tiap desa/kelurahan, terutama sekali penggunaan masker pada aktivitas diluar rumah.

“Idealnya tiap 1 orang setidaknya memiliki 4 buah masker sehingga dirinya menghimbau para kepala desa untuk mengakomodir hal tersebut dan jika perlu dapat dialokasikan melalui dana APB-Des,” tegasnya.

Selain itu H. Juarsah, mengingat letak geografis Kabupaten Muara Enim ditengah-tengah Provinsi Sumatera Selatan yang diapit oleh 11 kabupaten/kota lainnya dengan akses yang mudah dan intensitas arus pergerakan maupun perpindahan (mobilitas) manusia cukup tinggi, ditambah cakupan luas wilayah dan penduduk yang termasuk padat khususnya di kecamatan tertentu sehingga hal tersebut memang menjadikan Muara Enim sebagai daerah yang memiliki risiko tinggi.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Muara Enim Usulkan Plt. Bupati H. Juarsah, SH Menjadi Bupati Defenitif

“Kita harus pahami agar masing-masing penduduk, termasuk pemerintah untuk lebih ekstra ketat dan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut nantinya Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan memaksimalkan sosialisasi protokol kesehatan.

“Kemudian kita harus kembali mensosialisasikan protokol kesehatan hingga ke desa/kelurahan, pembagian masker, cairan pembersih tangan secara masif dan penyemprotan masal pada titik-titik tertentu yang dianggap rawan atau berisiko tinggi,” pungkasnya.

@Ndank

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan

Tinggalkan Balasan

News Feed