Penandatanganan PKS Pembangunan Flyover Belimbing dan Ujan Mas Resmi Dilakukan

MUARAENIMONLINE. COM – Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) multipihak untuk pembangunan Flyover JPL 99 Simpang Belimbing dan JPL 111 Ujan Mas resmi dilaksanakan di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS), Senin (6/7).

Penandatanganan PKS tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim Sumarni, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Bukit Asam Tbk, unsur Forkopimda, serta anggota DPRD Kabupaten Muara Enim.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api yang selama ini dipadati angkutan batu bara.

Baca Juga  Tujuh Kandidat Ramaikan Bursa Calon Ketua PWI Muara Enim, Semangat Pemimpin Muda Kian Membara

Pembangunan Flyover Simpang Belimbing dan Ujan Mas juga melengkapi program pembangunan infrastruktur serupa di Kabupaten Muara Enim, termasuk Flyover Sudirman (JPL 123) yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan, serta rencana pembangunan Flyover Gunung Megang 1 dan Gunung Megang 2.

Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Forkopimda dan DPRD menyatakan siap mendukung pelaksanaan proyek melalui koordinasi teknis, fasilitasi sosial, hingga penanganan dampak lingkungan agar pembangunan berjalan sesuai rencana.

Dalam sambutannya, Herman Derumenegaskan pentingnya pengelolaan waktu yang efektif agar proses pembangunan tidak mengganggu aktivitas logistik maupun perekonomian masyarakat. Usai penandatanganan PKS, rombongan juga meninjau progres pembangunan Flyover Sudirman untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.

Baca Juga  Lambatnya Penanganan Laporan Kasus Di Polsek Percut Sei Tuan Sangat Disesalkan Oleh Eka Putra Zakran,S.H.M.H. (EPZA)

Pada kesempatan tersebut, Herman Deru mengungkapkan bahwa persoalan angkutan batu bara telah menjadi tantangan di Sumatera Selatan sejak 2011 hingga 2018. Menurutnya, saat itu kemacetan di sejumlah ruas jalan bahkan mencapai sekitar 100 kilometer. Meski jumlah angkutan yang terdaftar sekitar 900 unit, kendaraan yang beroperasi di lapangan disebut mencapai tiga kali lipat sehingga menyebabkan kemacetan yang cukup parah.

Ia menilai pembangunan flyover dan underpass, serta peningkatan penggunaan transportasi kereta api untuk angkutan batu bara, merupakan solusi yang dapat mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan daerah.
Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim Sumarni menyampaikan apresiasi atas penandatanganan PKS tersebut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Baca Juga  Troy : Tutup Dan Cabut Ijin Pabrik Yang Tidak Maksimal Memproduksi Minyak Goreng

“Pemkab Muara Enim berkomitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur agar mobilitas masyarakat semakin lancar, perekonomian meningkat, dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin melalui pembangunan empat flyover di Kabupaten Muara Enim,” ujar Sumarni.
Laporan: Hendra

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan