Pencurian Fasilitas Pasar Inpres Muara Enim Bentuk Vandalisme, Pemuda Muhammadiyah Dukung Pemkab dan APH Usut Tuntas

MUARAENIMONLINE.COM – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Muara Enim, Endang Saputra, mengecam keras aksi pencurian dan perusakan fasilitas di Pasar Inpres Muara Enim yang baru saja selesai dibangun. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk vandalisme yang merugikan masyarakat luas.

“Secara resmi kami Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim mengecam terhadap Aksi Kriminal yang merusak fasilitas umum yang digunakan menggunakan uang rakyat. Dimana, tindakan tersebut merupakan bentuk vandalisme yang merugikan masyarakat luas,”ungkap Ketua PDPM Muara Enim, Jum’at (24/04/2026) menanggapi hilangnya sejumlah pintu rolling door dan rusaknya sejumlah fasilitas yang ada di Pasar Inpres Muara Enim yang baru saja direhab menggunakan APBD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2025 kemarin.

Baca Juga  Pelanggaran Pemilu 2024, Sentra Gakkumdu Siap Fasilitasi Proses Penegakan Hukum

Kemudian, Endang menyayangkan rusaknya fasilitas yang dibangun menggunakan uang rakyat hingga dapat menghambat Pembangunan.

“Tindakan kami nilai menghambat upaya pemerintah dalam mempercantik kota dan menyediakan pasar yang layak. Dimana, kurangnya rasa memiliki dan rendahnya kesadaran dalam menjaga aset daerah,”tegasnya.

Lebih lanjut, Endang dengan tegas menyatakan dukungan kepada Pemkab dan Aparat untuk mengusut tuntas atas peristiwa ini.

“Pemuda Muhammadiyah mendukung penuh Pemkab Muara Enim melaporkan kasus ini secara resmi. Dan
Apresiasi atas keberhasilan Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim berhasil menangkap pelaku dengan adanya tindakan ini agar ada efek jera terhadap pelaku vandalisme di wilayah kabupaten Muara Enim,”tegasnya.

Kemudian, ia meminta agar dilakukan audit kerusakan oleh instansi terkait untuk mendata fasilitas apa saja yang hilang atau rusak untuk segera diperbaiki.Serta mengajak masyarakat melakukan peningkatan keamanan.

Baca Juga  Nugal, Tradisi Unik Tanam Padi di Lubuk Raman Rambang Niru 

“Kami juga mengusulkan penempatan personel Satpol PP atau penjaga keamanan (Security) selama 24 jam di area pasar. Kemudian pemasangan CCTV dengan memperbanyak titik kamera pengawas di area vital fasilitas umum.Selain itu juga Pemkab mesti selalu bersinergi dengan masyarakat,”tuturnya.

Terakhir, ia nengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga dan berani melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.

“Fasilitas ini milik kita bersama. Jika dirusak, yang rugi adalah masyarakat Muara Enim sendiri. Kami berdiri bersama Pemerintah Kabupaten untuk memastikan hukum tegak bagi para perusak,”pungkasnya.

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan