Pertamina Tugaskan Pengamat Konsumsi BBM Ramadhan dan Lebaran

Muaraenimonline.com, Lampung – Pertamina Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan sudah menyiapkan tim satuan guna bertugas mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak dan gas elpiji selama bulan Ramadan dan saat Lebaran 1438 Hijriah/2017 Masehi.

“Pertamina menyiapkan tim satgas untuk memastikan kondisi pasokan dan distribusi BBM serta elpiji aman,”  kata Area Manager Communication and Relations Sumatera bagian Selatan M. Roby Hervindo melalui siaran pers, Jumat 26 Mei 2017.

Satgas akan bekerja intensif sejak H-15 hingga H+7 Lebaran. Hasil analisa Pertamina pada setiap tahunnya, diprediksi akan ada peningkatan konsumsi BBM dan gas elpiji.

“Untuk konsumsi gasoline yaitu premium dan pertamax series diperkirakan akan meningkat sekitar 5,4% dibanding konsumsi harian normal,” kata Roby.

Baca Juga  Sore ini, Penutupan Positif Bursa Asia

Peningkatan serupa juga akan terjadi pada produk pertamina dex, dexlite, serta elpiji diperkirakan masing-masing mengalami peningkatan sebesar 5%, 10% dan 6,7%. Sedangkan premium diprediksikan mengalami peningkatan konsumsi 1%.

Roby menyampaikan, Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan 10% dari total kebutuhan normal harian. “Prediksi kami di wilayah Lampung, konsumsi pertalite akan mengalami peningkatan yang tertinggi dari konsumsi normal rata-rata per bulan 29.009 kiloliter menjadi 30.575 KL,” ujar dia.

Terlebih, pertamax dari 5.170 KL menjadi 5.454 KL. Untuk elpiji 3 kg, Pertamina memprediksi ada kenaikan dari rata-rata konsumsi per bulan sekitar 13.342 MT menjadi 14.236 MT.

Naiknya konsumsi bahan bakar nonsubsidi, menurut ,menunjukkan perubahan pola konsumsi bahan bakar masyarakat di Sumatera Selatan. Sebagian masyarakat sudah beralih ke produk BBM yang lebih berkualitas dengan angka RON yang lebih tinggi, yaitu pertalite dan pertamax series.

Baca Juga  H. Susno Duadji : Reformasi Agraria Untuk Mengatasi Ke-Tidak Adilan Kepemilikan Tanah

Peningkatan konsumsi premium hanya 1% dari rata-rata per bulan 31.830 KL menjadi 33.549 KL. Penurunan konsumsi 5% diprediksi pada produk solar dan bio solar yang semula konsumsi per bulan mencapai 41.204 KL menjadi 39.144 KL.

Guna menjaga kelancaran distribusi, Roby menyatakan Pertamina juga menyiapkan langkah penambahan mobil tangki sebanyak 21 unit dengan total tonase 300 KL.

Mobil tangki itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi hambatan yang mungkin terjadi, seperti kemacetan, jalur yang  sulit ditempuh, dan kondisi cuaca yang tidak baik. “Terminal bahan bakar minyak di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, Jambi dan Bengkulu akan dioperasikan 24 jam saat Lebaran,” jelas dia.

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan

Tinggalkan Balasan