Heboh, Wanita di Amerika Menikasi Stasiun Kereta Api

Muaraenimonline.com, San Diego – Wanita Amerika Serikat (AS) ini bernama Carol Santa Fe, 45. Dirinya menjadikan sebuah bangunan stasiun kereta api di California sebagai “suami”-nya dan terlebih sebuah pengakuan jatuh cinta pada benda mati itu selama 36 tahun.

Saat menikahi bangunan stasiun kereta api itu tidak secara formal, karena kantor catatan sipil di AS tidak memungkinkan menikahkan manusia dengan benda mati. Akan tetapi, Carol mengaku berhubungan seks secara mental dengan bangunan yang dia beri nama Daidra itu.

Wanita asal San Diego ini menegaskan bahwa dia tidak gila. Apa yang dia alami sama seperti kaum biseksual atau pun lesbian.

Carol jatuh cinta pada benda mati itu sejak dia berusia sembilan tahun. Wanita itu merupakan pekerja sukarelawan yang saban hari naik bus selama 45 menit untuk datang ke stasiun. Dia kerap menghabiskan banyak waktunya dengan bangunan tersebut.

Baca Juga  Pemuda Muhammadiyah, Adakan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah

Menurutnya, Natal 2015 adalah ulang tahun “pernikahan”-nya dengan Daidra. Dia mengakui apa yang dia rasakan itu telah jadi perdebatan di seluruh dunia, karena menjadikan benda mati sebagai objek seksual.

“Saya menikah dengan stasiun kereta Santa Fe, namanya Daidra,” kata Carol. ”Kami tidak memulai hubungan sampai tahun 2011, tapi saya sudah jatuh cinta dengan stasiun ini sejak saya masih muda.”

”Ketika kami menikah, saya berdiri di sana dan saya mengatakan kepadanya bahwa saya menganggapnya sebagai pasangan saya. Itu adalah hari terindah dalam hidup kami,” ujar Carol.

”Saya naik bus 45 menit setiap malam untuk melihat stasiun,” lanjut Carol, seperti dikutip Daily Mirror, Jumat (26/5/2017).

Baca Juga  H. Susno Duadji : Buruh Harus Hidup Sejahtera

Merasa apa yang dia alami tidak wajar, dia selalu memastikan tidak ada orang yang memperhatikannya ketika dia menyapa stasiun itu dengan ucapan “halo”.

“Ada sedikit hal pribadi di mana dua dinding bertemu, saya pergi ke sana untuk menyentuhnya, yang saya lakukan bersandar padanya dengan pakaian saya,” aku Carol.

”Ketika saya menyentuhnya, saya merasa seolah-olah (dia) memegang saya dan mencium saya,” paparnya.

”Saya tidak berhubungan seks secara fisik dengan stasiun di depan umum, saya ingin bersikap hormat, saya tidak akan melakukannya dengan manusia di depan umum, jadi mengapa saya melakukannya dalam kasus ini?,” kata Carol.

”Saya berhubungan seks dengan Daidra dalam pikiran saya saat saya berdiri di sana. Saya suka terutama ketika saya mendengar kereta menghidupkan mesinnya, ternyata saya menyala (bergairah),” imbuh Carol.

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan

Tinggalkan Balasan