- Penulis: Yones Tober S, ST,. SH,. MH || Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim || Ketua Pemuda Muhammadiyah 2015 – 2020
MUARAENIMONLINE.COM – Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 pada 2 Mei 2026 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum refleksi dan peneguhan komitmen bagi seluruh kader untuk terus menjadi pemuda negarawan yang berintegritas. Dalam usia yang semakin matang, Pemuda Muhammadiyah telah menunjukkan peran strategisnya sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di tengah dinamika zaman yang terus berubah.
Sebagai organisasi otonom dari Persyarikatan Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah tidak hanya dituntut aktif dalam gerakan dakwah, tetapi juga hadir sebagai kekuatan moral dan sosial yang mampu mengawal arah perjalanan Republik Indonesia. Di tengah tantangan globalisasi, krisis moral, hingga polarisasi sosial, peran pemuda negarawan menjadi semakin relevan dan mendesak.
Pemuda negarawan adalah mereka yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga bertindak dengan bijak demi kepentingan umat dan bangsa. Mereka hadir bukan untuk kepentingan kelompok semata, melainkan untuk menjaga keutuhan NKRI, memperkuat demokrasi, serta memastikan keadilan sosial benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Dalam konteks kekinian, Pemuda Muhammadiyah harus mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan kolaborasi. Semangat berkhidmat untuk agama, Persyarikatan Muhammadiyah, bangsa, dan negara harus terus menjadi napas perjuangan. Ini bukan sekadar slogan, tetapi amanah sejarah yang harus dijaga dan dilanjutkan.
Sebagai kader yang pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim, saya melihat bahwa kekuatan utama organisasi ini terletak pada nilai keikhlasan, kemandirian, dan semangat tajdid (pembaruan). Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus perubahan.
Kini, dengan posisi dan tanggung jawab sebagai anggota DPRD, saya meyakini bahwa peran pemuda tidak boleh berhenti pada tataran wacana. Pemuda Muhammadiyah harus hadir dalam ruang-ruang strategis, termasuk dalam proses pengambilan kebijakan, untuk memastikan bahwa setiap keputusan berpihak pada kepentingan rakyat.
Milad ke-94 ini hendaknya menjadi titik tolak untuk memperkuat sinergi, memperluas kontribusi, dan memperteguh komitmen kebangsaan. Pemuda Muhammadiyah harus terus menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan, bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan Indonesia yang lebih berkeadilan dan berkemajuan.
Dirgahayu Pemuda Muhammadiyah ke-94. Teruslah menjadi Pemuda Negarawan, Penjaga Republik, dan Pelayan Umat.







