Hari Aksara ke 60 Tahun: Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban

  • Penulis: Zainul Marzadi, SH,. MH – Dosen Universitas Serasan

MUARAENIMONLINE.COM – Hari Literasi Internasional (International Literacy Day/ILD) atau Hari Aksara Internasional/Sedunia atau Hari Melek Huruf Internasional, yang diperingati setiap tanggal 8 September, merupakan hari yang diumumkan oleh UNESCO pada 17 November 1965 sebagai peringatan untuk menjaga pentingnya melek huruf bagi setiap manusia, komunitas, dan masyarakat. Setiap tahun, UNESCO mengingatkan komunitas internasional untuk selalu dalam kegiatan belajar. Hari Melek Huruf Internasional ini diperingati oleh seluruh negara di dunia.

Pada tanggal tersebut seluruh dunia juga akan memperingati hari yang disebut sebagai Hari Literasi Internasional. Peringatan Hari Aksara Internasional ini terus dilakukan untuk menjaga kesadaran akan pentingnya melek huruf bagi manusia, sehingga bisa terus memajukan agenda literasi menuju masyarakat yang lebih melek huruf dan berkelanjutan.

Peringatan ini bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang pemahaman, penalaran kritis, dan pemanfaatan informasi untuk membangun masyarakat yang lebih berpengetahuan. Hari Aksara Internasional ini menjadi kesempatan bagi masyarakat di seluruh dunia untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi sebagai masalah martabat dan hak asasi manusia.
Hari Aksara Internasional diperingati setiap tanggal 8 September untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya literasi dan pendidikan bagi masyarakat. Peringatan ini bertujuan untuk mengingatkan kita akan pentingnya menjadi bangsa yang “melek” aksara dan mengkampanyekan upaya intensif dalam melawan buta huruf ยน.

Baca Juga  SMPN 2 Muara Enim Adakan Acara Pelepasan Dan Perpisahan Siswa

Hari Aksara Internasional 2025 diperingati pada tanggal 8 September dengan tema “Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban”. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya literasi dan pendidikan bagi masyarakat.
“Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban” adalah tema nasional peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD, Dikdasmen).

Tema ini menekankan pentingnya literasi digital yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa untuk mendorong daya saing bangsa dan mewujudkan masyarakat Indonesia yang cakap literasi, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Konsep Kesalehan Literasi Digital:
Konsep ini mengacu pada pembentukan masyarakat yang tidak hanya cakap secara akademis dan fungsional dalam teknologi digital, tetapi juga memiliki karakter etis dan budi pekerti yang luhur saat berinteraksi di ruang digital. Ini mencakup kemampuan untuk:

Baca Juga  Mahasiswa KKN Kelompok 8 Prodi Manajemen Universitas Serasan Gelar Sosialisasi Tentang Strategi Pemasaran dan Perizinan Usaha

Dalam rangka memperingati Hari Aksara Internasional 2025, Kemendikdasmen mengadakan Webinar Nasional dengan tema yang sama, yaitu “Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban”. Webinar ini membahas tentang literasi digital dan penguatan pendidikan non-formal .

Tujuan Peringatan Hari Aksara Internasional:
1. Meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya literasi dan pendidikan

2. Mendorong pengembangan literasi digital dan penguatan pendidikan non-formal

3. Membangun peradaban yang lebih baik melalui kesalehan literasi digital.

Literasi Diharapkan tidak hanya berarti kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami dan memecahkan masalah menggunakan bahan literasi. Literasi berdampak besar pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berpikir kritis.

Kegiatan dalam Peringatan Hari Aksara Internasional 2025:
1. Webinar Nasional dengan tema “Kesalehan Literasi Digital, Membangun Peradaban”

Baca Juga  Menebar Inspirasi Sejak Dini, Belajar Seru Dan Bermakna: Keceriaan KKN Universitas Serasan di TK Al Baroqah

2. Pembahasan tentang literasi digital dan penguatan pendidikan non-formal

3. Penghargaan kepada inisiatif yang berkontribusi pada pengembangan literasi

Upaya Meningkatkan Literasi
Beberapa upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan literasi, seperti:
1. Mendirikan Taman Baca: Menyediakan fasilitas untuk membaca dan meningkatkan akses ke bahan literasi.

2. Mengembangkan Budaya Membaca: Mendorong masyarakat untuk memiliki kebiasaan membaca dan meningkatkan minat baca.

3. Meningkatkan Akses Pendidikan: Meningkatkan akses ke pendidikan berkualitas dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi
Dengan demikian, Hari Aksara Internasional ke-60 tahun 2025 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya literasi dan pendidikan, serta membangun peradaban yang lebih baik melalui kesalehan literasi digital.

Reprensi ;
1) https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Literasi_Internasional
2) https://www.melintas.id/pendidikan/346443794/webinar-nasional-hai-2025-literasi-digital-untuk-membangun-peradaban-indonesia
3) Baca artikel detikbali, “Hari Aksara Internasional 8 September: Sejarah, Tujuan, Cara Memperingati” selengkapnya https://www.detik.com/bali/berita/d-6918763/hari-aksara-internasional-8-september-sejarah-tujuan-cara-memperingati.

Catatan: Redaksi menerima dalam bentuk tulisan, terkait isi merupakan tanggung jawab penulis

 

iklan

iklan

Iklan

Iklan

Iklan Kosan