MUARA ENIM — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan kembali bergulir. Pada Selasa, 30 November 2021 pukul 09.00 hingga 12.00, telah dilangsungkan Webinar bertajuk “Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digitalâ€.
Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.
Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.
Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa, pelajar, dan organisasi pemuda, dihadiri oleh sekitar 170 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Dian Natale, Strategic Brand Identity, Founder TokozioDesign.com; Komang Aryasa, S.Kom., M.T., Dosen dan Praktisi; Darsih, S.E., M.M., CHRP., Kaprodi Manajemen STIE Serasan Muara Enim/Praktisi CSR, LA & HR; dan Redi Kales, S.H., Komisioner KPU/Advokat. Seera Safira sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.
Pada Sesi pertama tampil Dian Natale, memaparkan kita harus produktif dalam menggunakan era digital seperti ini. Ketika kita menggunakan media digital itu terkadang kita lupa akan waktu. Ada banyak sekali yang bisa dilakukan, salah satunya hobi menjadi bisnis seperti graphic designer.
Giliran pembicara kedua, Komang Aryasa, S.Kom., M.T., menjelaskan saat menyampaikan dan menyerap informasi di ruang digital biasakan untuk melihat data, fakta dan mengkonfirmasinya. Cara aman di ruang digital seperti menjaga etika, bangun jejaring, responsible, dan lindungi data pribadi.
Tampil sebagai pembicara ketiga, Darsih, S.E., M.M., CHRP., mengatakan dengan dunia online ini, kita juga dapat menghasilkan usaha secara online. Banyak sekali kemudahan yang bisa didapatkan karena saat membuka usaha itu modalnya tidak besar. Untuk usaha online ini dapat menjangkau ke berbagai negara.
Pembicara keempat, Redi Kales, S.H., menuturkan transaksi aman di dunia digital seperti lindungi perangkat keras dengan menggunakan fingerprint dan password yang kuat, memasang dan memperbarui antivirus, menjaga kode OTP, dan menjelajah internet dengan aman.
Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Shefany Inka yang bertanya bagaimana cara yang tepat untuk menumbuhkan growth mindset pada anak agar semakin berintegritas? Agar anak dapat bijak bermedia sosial dan berbudaya dalam memanfaatkan ruang digital sebagai tempat yang kreatif untuk produktif? Narasumber Dian Natale, menanggapi anak dan orang tua itu menjadi tantangan. Kalau kita memaksakan ke anak untuk tidak memakai media digital itu tidak mungkin. Cara satu satunya adalah membuat konten positif yang bermanfaat. Harus ada kolaborasi online dan offline. Kita ubah mindset mereka yang tadinya internet untuk main main tetapi sekarang internet adalah tempat kita membuat konten positif.
Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Muara Enim. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.(//)

